Trik Mengusir Bau Napas yang Tidak Sedap

15 April, 2012

Trik Mengusir Bau Napas yang Tidak Sedap



Napas berbau tak sedap atau Halitosis, bisa sangat memalukan terutama bagi Anda yang aktif berkomunikasi. Lebih parah lagi, napas tak sedap bisa juga merupakan pertanda Anda sedang mengalami kondisi kesehatan yang serius.

Situs The Mediline Plus milik US National Library of Health dan National Institute of Health menyatakan bahwa penyebab halitosis beragam, mulai dari masalah gigi dan mulut, konsumsi obat-obatan tertentu, hingga sinusitis atau infeksi tenggorokan. Untuk mengusir aroma tidak sedap tersebut, simak triknya.

1. Merawat Gigi
Mengalami masalah pada
gigi, seperti gingivitis (radang gusi) dan gigi berlubang, dapat menyebabkan aroma napas menjadi tidak sedap. Situs MayoClinic menyarankan, gigi yang bermasalah perlu perawatan dokter gigi, menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi dan sikatlah gigi dengan sikat yang halus. Anda juga harus mengganti sikat gigi setiap tiga bulan sekali. Serta jangan lupa membersihkan sela-sela gigi dengan larutan pengurang plak, dental flos (benang gigi), atau tusuk gigi.

2. Menyikat Lidah
Bau mulut bisa juga karena sisa makanan menempel di lidah. The Merck Manual Online Medical Library menuliskan bahwa dengan menyikat lidah menggunakan sikat gigi dan pasta gigi dapat mengurangi bau pada napas.

3. Banyak Minum Air
Kelembaban mulut harus terus dijaga untuk mencegah bau mulut. Minumlah air putih delapan gelas sehari. Hindari minuman bersoda, alkohol, atau kopi yang justru membuat mulut menjadi kering dan berbau.

4. Mengunyah Permen
Anda bisa juga melawan bau napas tak sedap dengan mengunyah sesuatu yang dapat mengurangi bau. Misalkan dengan menyunyah permen mint atau permen karet yang tidak menggunakan pemanis.

5. Hindari Makan Bawang
Bawang merupakan makanan yang dapat membuat napas menjadi berbau. Untuk itu hindarilah makan makanan yang menggunakan bawang putih, merah dan bombay.
READMORE>>>>

0 comments :

Posting Komentar

Kritik semau anda, mohon gunakan tutur kata yang baik dan benar. Terima kasih.